Musik yang Asyik dan “Pentas”ku

Malam itu pasangan duetku menunggu di balik tirai di dekat pentas. Dia menjulurkan tangannya saat melihatku datang. “Santai aja, kita lakukan seperti biasanya..”, ujarnya sambil tersenyum dan menggenggam tanganku. Aku pun ikut tersenyum. Aku menarik napas dalam-dalam lalu membuangnya, kemudian dengan percaya diri masuk ke pentas. Kami pun menyapa kurang lebih 1000 penonton saat itu. Aku menarik mic ke depan mulutku lalu mulai bernyanyi. Dengan penuh pengkhayatan aku menatap pasangan duetku dengan mata berbinar-binar sambil tetap berpegangan tangan dengan penuh mesra. Penonton berteriak-teriak memanggil. Aku lambaikan tangan sambil terus bernyanyi. Genggaman tangan tadi dilepas, lalu kami pun mulai berjalan menyusuri tepian pentas dengan arah yang berbeda untuk melakukan interaksi dengan para penonton. Sesekali mic itu aku ulurkan pada mereka. Kemudian aku balik berjalan ke tengah menghampiri pasangan duetku yang tengah melakukan hal yang sama.

Tiba-tiba aku gak tahan untuk batuk. Dengan segera pasangan duetku menepuk-nepuk pundakku. Makin lama makin kencang. Aku lirik ke samping dengan tatapan heran. Namun aku lihat sosok pasangan duetku tadi sudah tidak ada. Aku lihat ada sosok lain di sampingku ia dan berkata, “Heiii… aku manggil-manggil kamu daritadi. Pantes aja gak nyahut, kupingmu lagi disumbat rupanya..”. Ternyata sosok itu adalah suamiku! Suamiku pun berlalu sambil tersenyum jahil. Suamiku memang sudah hapal betul tabiat istrinya ini saat sedang mendengar musik yang asyik. Aku pasti ikut bernyanyi dan tenggelam dalam dunia angan bak seorang diva yang tengah bernyanyi di pentas yang megah :))

Bagiku, inilah parameter kriteria musik yang asyik. Musik yang asyik itu adalah musik yang mampu menyeretku ke atas “pentas” lalu membuatku ikut bernyanyi layaknya diva sungguhan ;)) Apa pun jenis musiknya.. pop, rock, klasik, jazz, bahkan dangdut, mulai dari musik yang slow hingga yang nge-beat sekalipun. Semuanya bisa jadi asyik ketika mood dan alunannya mampu membawaku ke angan tadi. Hal ini udah jadi kebiasaan sejak aku kecil. Dulu saat mendengar alunan musik yang aku suka, aku pasti bergaya di depan kaca sambil bernyanyi. Cuma bedanya dulu aku lebih malu lagi kalau sampai ada yang ngeliat. Hehe :D Makin gede aku makin cuek kepergok nyanyi sama keluarga sendiri. Sampai-sampai orang-orang di rumah ini udah gak heran kalau tiba-tiba aku gak menyahut sewaktu dipanggil. Mereka biasanya langsung nyari aku di kamar, bisa jadi aku sedang asyik di depan laptop atau sedang menenggelamkan diri di balik selimut. Bukan karena aku sedang asyik bekerja atau tertidur pulas lho, tapi karena kupingku sedang “disumbat” dan mulutku tengah sibuk komat kamit :D

Lebih asyik lagi jika musik itu mengalunkan irama dengan iringan suara penyanyi yang berjumlah dua orang (atau lebih) yang memiliki karakter dan jenis vokal yang berbeda. Itulah kenapa aku lebih menikmati duet. Mungkin juga karena saat di “pentas” aku jadi merasa lebih percaya diri karena aku gak bernyanyi sendirian :p Hehehe ;)) Ngomong-ngomong soal duet, belakangan ini aku suka “Just Give Me a Reason” yang dinyanyikan oleh Pink feat. Nate Ruess ini..

Just give me a reason
Just a little bit’s enough
Just a second we’re not broken just bent
And we can learn to love again
It’s in the stars
It’s been written in the scars on our hearts
We’re not broken just bent
And we can learn to love again

YouTube Preview Image

Bukan hanya karena makna di balik liriknya, tapi menurutku juga karena alunan musik serta harmonisasi vokal keduanya sangat indah didengar. Aku bahkan suka menyanyikan lagu ini bersama suami saat di mobil dan berlagak layaknya kami sedang berduet pada sebuah pentas musik sungguhan :D Kami baru berhenti bernyanyi ketika membuka kaca mobil untuk parkir atau saat menegur para security yang sedang berjaga di depan gerbang :))

By the way, sekarang aku bisa bikin playlist dari gabungan lagu-lagu yang aku suka di http://langitmusik.com. Gak cuma bikin playlist, tapi juga bisa liat tangga lagu yang sedang nge-hits, bisa muterin lagu yang aku suka, bisa ngejadiin lagu itu sebagai NSP, bisa nge-download, terus juga bisa sharing sama temen-temen di social media. Album dan lagu yang ada di sana ada banyak, berbagai kategori mulai dari Indonesia hingga barat, dan up to date pula. Udah pada registrasi belum? Coba aja supaya bisa liat sendiri apa aja yang bisa kamu dapetin di sana ;)

Aplikasinya bisa didownload dari smartphone / tablet

Ngomongin soal playlist, lagu-lagu yang musiknya asyik tadi suka aku puter berulang-berulang. Tentunya playlist memudahkan aku untuk melakukan ini. Aku beri nama “Pentas”-ku untuk playlist itu. Hehehe :D Yah.. karena memang playlist itu berisi musik yang asyik buatku ;) Kalau musik yang asyik menurutmu itu yang seperti apa sih? :)

Note: Postingan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Musik yang Asyik” yang diadakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) bekerja sama dengan Langitmusik :)

8 Comment

  1. Wah, quote-nya keren, Mak. Setuju. ^_^

  2. alunan musik serta harmonisasi vokal yg sangat indah didengar memang membuat kita ketagihan, nice article sis! :)

  3. slamsr says: Reply

    kemarin sempet buka di youtube gara gara si pacar

  4. alaika says: Reply

    Selamat malam sahabat, trimakasih sudah berpartisipasi di dalam lomba menulis blog “Musik Yang Asyik” ya.
    Sukses selalu untukmu dan kita semua. Juri visited. Saleum. ?

Leave a Reply