Recipe: Martabak Manis Mini

Sudah lama sekali ingin bikin martabak mini. Soalnya aku sudah lama membeli cetakannya, tapi jarang dipake. Sebelumnya cuma pernah dipakai 2x, yang pertama buat bikin pancake mini, dan yang kedua buat bikin telur mata sapi. Nah, kali ini bener-bener niatin hunting resep martabak mini. Soalnya seluruh anggota keluarga suka banget sama martabak ini. Akhirnya ketemu resep martabak mini di blognya mba Rina Rinso *makasih ya mba resepnya :) *. Ternyata bikinnya cukup mudah.

Ini dia resepnya:

Martabak 5

Bahan-bahan :

  • 250 gr terigu serbaguna (segitiga biru)
  • 50 gr gula pasir
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1/4 sdt garam
  • 300 cc susu cair
  • 3 butir telur
  • 30 gr gula
  • 1/2 sdt fermipan/ragi instan
  • 1/4 sdt baking powder
  • 50 gr mentega

 

Taburan di atas :

  • butter
  • gula pasir
  • susu kental manis
  • keju parut
  • cokelat meises

Cara membuat :

  1. Campur jadi satu terigu, gula, baking powder, dan garam.
  2. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil di aduk dengan whikser.
  3. Setelah tercampur rata masukkan fermipan.
  4. Istirahatkan selama 30 menit.
  5. Di tempat lain kocok telur dan gula (kocok lepas aja pakai garpu).
  6. Kemudian masukkan ke dalam adonan yg sudah di istirahatkan selama 30 menit.
  7. Panaskan mentega hingga cair, dinginkan sebentar.
  8. Masukkan mentega cair, aduk.
  9. Masukkan baking powder dan aduk kembali hingga adonan tercampur rata.
  10. Panaskan cetakan, ambil 1 sendok sayur cetakan, goyang-goyangkan cetakan hingga terbentuk tepian martabak, biarkan adonan hingga mengembang.
  11. Taburi  bagian atas adonan dengan gula.
  12. Tutup cetakan dan tunggu hingga matang.
  13. Angkat martabak dari cetakan dan beri olesan butter.
  14. Kemudian beri susu kental manis dan keju atau meises atau topping sesuai selera sebagai taburan.

Notes:

  1. Gula dan baking powder di tulis 2 kali, bukan karena salah ketik, tapi memang dimasukkan ke adonan dalam waktu yg berbeda.
  2. Masaknya dengan api kecil saja, kalo di komporku aku pakai api nomor 3.
  3. Cetakan dioles mentega tipis saja, kalau terlalu tebal adonan nanti tidak akan menempel di cetakan, jadinya bisa bantat dengan sukses. Karena cetakan yang aku pakai jenis anti lengket, jadi gak pakai mentega lagi sebagai olesan, soalnya adonannya sendiri juga sudah ditambahkan mentega cair.

Martabak ini teksturnya empuk di bagian dalam dan crispy di bagian pinggirnya. Kalau aku sih lebih merekomendasikan topingnya diberikan saat martabak sudah hampir matang, jadi toping dapat lumer dan sedikit lebih menyerap ke dalam adonan. Jangan lupa hidangkan martabak ini hangat-hangat segera setelah diangkat dari cetakan. Karena jika dibiarkan agak dingin – meskipun martabak tetap empuk – rasanya jadi kurang sedap. Kreasikan juga toping sesuai dengan selera. aku sudah mencoba martabak ini dengan toping durian, es krim oreo dan nutella, rasanya jadi tambah enak!

So, selamat mencoba! ;)

6 Comment

  1. muthz says: Reply

    duhhhh bikin ngiler aja heheheheh

  2. Fenty says: Reply

    Deuuh mama nieke, rajin amat siih masaknya, semoga aku juga ikutan rajin ya masak2 buat anakku xD

  3. cindy says: Reply

    wiii..mau coba aahh..ngga susah ya ternyata bikinnya :D

Leave a Reply