Recipe: Zebra Cheesecake

Kalau sebelumnya aku pernah membuat cheesecake yang “No-Bake”, kali ini aku tertarik membuat cheesecake yang dipanggang. Sebenernya gak terlalu pengen bikin cheesecake lagi dalam waktu dekat, tapi berhubung masih ada sisa cream cheese dan takut expired atau berjamur, akhirnya aku eksekusi aja cream cheesenya dengan segera dan hunting resep bake cheesecake di internet. Mulai dari New York cheesecake, Japanese Cheesecake, semuanya bikin aku mupeng. Tapi setelah itu nemu resep cheesecake yang super moist dan fluffy di sini plus step by stepnya yang sangat jelas infonya (silahkan dilihat langsung loh situsnya biar makin jelas bikinnya :) ). Jadi meskipun resep ini sepertinya susah, ribet, banyak tips dan triksnya, aku tetep PeDe aja bikin.. ;)) Nekatnya, aku udah langsung pengen bikin yang beda aja. Dibuat jadi motif zebra! Ya ampuuun, cari mati deh nih.. cheesecake yang biasa aja belum pernah bikin, udah pede jaya bikin yang motif-motif gini :))

Tapi karena aku udah baca resep baik-baik, sekaligus mempelajari pengalaman orang-orang tentang kemungkinan kegagalan kue ini, aku jadi lebih waspada bikinnya. Prinsipku, bikin kue ini harus sukses, harus! Soalnyaaa.. ini bahan-bahannya premium semua.. kalo sampe gagal..?? Whaaa bisa distop uang jajan sama suami :(( Ihihii ;)) Oke deh, tarik napas dulu ya bacanya.. soalnya cukup panjang step by stepnya.. ;)) Ini dia resepnya yang aku modif menjadi zebra cheesecake :)

Zebra Cheesecake Header

Bahan-bahan:

  • 200 gr cream cheese
  • 200 ml susu cair (aku ganti jadi 100 ml susu, 100 ml heavy cream)
  • 4 butir telur ukuran medium (pisahkan putih dan kuningnya)
  • 20 gr gula halus (untuk adonan kuning telur)
  • 70 gr gula halus (untuk adonan putih telur)
  • 40 gr tepung protein sedang (ayak dengan maizena)
  • 10 gr tepung maizena
  • 20 gr (atau setengah dari lemon ukuran sedang) air perasan lemon
  • 4 sdm selai aprikot larutkan dengan 2 sdm air hangat (aku pakai whipped cream yang dikocok kaku bersama gula pasir secukupnya untuk toppingnya, soalnya heavy creamnya ada sisa)
  • 2 sdm bubuk cocoa (tambahan dari aku untuk motif zebranya)
  • Untuk lapisan loyang: kertas roti, mentega & gula bubuk

 

Cara membuat:

  1. Potong kertas roti seukuran permukaan dan pinggiran loyang (aku pakai loyang bongkar pasang diameter 18cm).
  2. Lapisi loyang dengan mentega dengan tipis. Tempelkan kertas roti secara perlahan. Lapisi lagi dengan mentega, tipis saja. Lapisi semua permukaan loyang dengan gula bubuk. Ratakan dengan menggunakan kuas. Sisihkan.
  3. Masak cream cheese dan susu (juga heavy cream) dengan api kecil sambil diaduk. Masak hingga cream cheese meleleh saja, jangan sampai mendidih. Angkat, dinginkan sebentar.
  4. Masukkan satu butir kuning telur. Aduk dengan wisk hingga rata. Masukkan semua kuning telur, aduk kembali.
  5. Masukkan gula. Aduk. Masukkan ayakan tepung dan maizena. Aduk. Masukkan air perasan lemon. Aduk hingga rata.
  6. Panaskan oven dengan suhu 340°F/170°C. Masukkan loyang yang telah diisi air ke dalamnya.
  7. Di wadah lain, kocok semua putih telur hingga berwarna putih berbusa. Masukkan gula. Kocok kembali hingga adonan mengembang dan kaku (soft peak saja). Jangan terlalu lama mengaduk adonan putih telur.
  8. Masukkan 1/4 adonan putih ke adonan kuning. Aduk hingga rata. Masukkan seluruh adonan kuning ke adonan putih. Aduk hingga semua adonan tercampur rata. Ini penting. Karena jika adonan tidak diaduk dengan baik, saat dipanggang adonan akan terbagi menjadi 2 lapisan: lapisan bawah yang terbentuk seperti puding, dan adonan atas yang seperti soft cake.
  9. Bagi 2 adonan. Masukkan bubuk cocoa ke salah satu bagian. Aduk rata.
  10. Masukkan adonan dengan cara: Masukkan 1 bagian kuning ke loyang dengan gelas kecil/sendok. Masukkan 1 bagian coklat dan tumpahkan di tengahnya. Tunggu hingga adonan mulai menyebar ke pinggiran loyang. Ulangi hingga adonan habis. Tepuk-tepuk loyang untuk meratakan dan menghilangkan udara di loyang.
  11. Lapisi bawah loyang dengan aluminium foil atau wadah lain yang tahan dengan suhu panas oven, ini dilakukan agar air tidak masuk ke loyang bongkar pasang.
  12. Masukkan loyang ke tengah-tengah loyang yang telah diisi air. Tehnik ini disebut dengan tehnik panggang Au Bain Marie (Steam Bake).
  13. Panggang selama 20 menit. Selama ini adonan akan naik perlahan.
  14. Setelah 20 menit, turunkan suhu oven menjadi 285°F/140°C. Bakar selama 40 menit. Pada saat ini buka oven sebentar dan tambahkan air panas pada loyang yang berisi air karena air sudah mulai banyak berkurang akibat penguapan.
  15. Jika di tengah-tengah pemanggangan permukaan adonan sudah berwarna gelap namun pemanggangan belum selesai dilakukan, tutup atas loyang dengan aluminium foil, lalu lanjutkan pemanggangan. Jika suhu oven terasa terlalu panas, adonan akan cepat naik dan tinggi sekali dan berpotensi retak. Untuk menghindari bagian atas kue yang retak, buka sebentar oven selama 5 detik lalu tutup kembali.
  16. Setelah 40 menit, cek dengan tusuk gigi apakah adonan sudah matang/belum (untuk ovenku, aku masih perlu menambahkan 8 menit lagi dengan suhu yang aku naikkan menjadi 340°F/170°C. Jadi kenali oven masing-masing ya).
  17. Setelah adonan matang, biarkan kue berada di dalam oven selama 5 menit dengan pintu oven terbuka. Ini untuk menghindari kue menyusut banyak karena perubahan suhu yang drastis. Lalu keluarkan kue dari oven, namun biarkan tetap di loyang selama 5 menit. Setelah itu keluarkan kue dari loyang. Panas-panas kue bisa langsung diolesi atasnya dengan selai aprikot. Atau jika ingin menghiasnya dengan cream, tunggu kue menjadi dingin terlebih dahulu.
  18. Masukkan kue ke dalam kulkas selama minimal 2 jam agar kue set. Atau lebih enak lagi jika dibiarkan di kulkas selama semalaman.
  19. Sajikan.

Zebra cheesecake ini moist, fluffy, rasa susu dan kejunya rich sekali, dan kata orang rumah super duper uenak! ;))  Seneeeenngg banget berhasil bikin cheesecake ini! :D Saking senengnya udah bodo amatlah sama dapur yang super kotor habis ini :)) Bikinnya juga cukup lama, dari siang ampe malem. Tapi ngabisinnya dong sebentar banget hanya setengah jam aja! ;)) Alhamdullillah cheesecake ini disukai seluruh keluargaku di rumah. So, it’s totally worth it! :) Selamat mencoba yaa..! ;)

Leave a Reply